KOK MENJUAL ‘DERITA’ ORANG UNTUK KEUNTUNGAN PRIBADI?

KOK MENJUAL ‘DERITA’ ORANG UNTUK KEUNTUNGAN PRIBADI?

By : -

https://entertainment.kompas.com/read/2018/08/23/202034310/indro-warkop-siap-jual-rumah-untuk-pengobatan-istrinya

Sudah baca semua link berita diatas?
Tentang komedian Indro Warkop yang siap menjual hartanya untuk biaya pengobatan kanker istrinya?

Bila Anda membaca info tersebut di laman berita seperti kompas.com, biasanya orang akan bersimpati kepada orangnya dan tidak menaruh curiga terhadap situs kompas.com nya.
Dipandang sebagai sebuah berita atau informasi.

Tapi…
Bila berita tersebut muncul di laman asuransi atau fanpage tentang asuransi, biasanya akan ada saja pembaca yang mencurigai motif sang admin memposting berita tersebut.

Dianggap ‘memanfaatkan’ derita orang untuk keuntungan bisnisnya.

Apakah anggapan itu benar?

Saya tidak memungkiri bahwa masih ada sebagian kecil oknum agen asuransi yang seperti itu.
Memanfaatkan berita seperti itu untuk meningkatkan penjualannya.

Namun Anda juga harus tahu bahwa masih sangat banyak agen asuransi yang memahami misi mulia profesinya.
Bahwa tugasnya adalah memberikan edukasi kepada banyak orang akan pentingnya asuransi, sehingga ketika ada ujian seperti halnya yang dialami Om Indro, mereka jauh lebih siap.

Tentang posting berita-berita seperti diatas, tergantung mindset si pembaca.
Bila mindsetnya positif, pembaca akan menerimanya sebagai sebuah reminder/pengingat akan pentingnya asuransi.
Sebaliknya, jika mindsetnya negatif akan profesi agen asuransi, maka mereka menganggap si agen ‘memanfaatkan’ derita orang untuk kepentingan pribadinya.
Apapun berita tentang asuransi akan ditanggapinya dengan negatif.
Sekali lagi tergantung mindset si pembaca.

“Tapi kenapa posting beritanya sekarang?”.

Itulah yang disebut dengan momentum.
Karena beritanya masih fresh.

Suka atau tidak suka, info tentang public figur selalu memancing rasa ingin tahu banyak orang.
Apalagi artis sekelas Pakde Indro Warkop, tentu banyak yang mengidolakannya.
Nah ketika beliau diberi ujian seperti ini, istrinya menderita sakit kanker, asuransi yang dimiliki tidak mencukupi sehingga ‘terpaksa’ harus melepas asetnya, maka ini akan menjadi edukasi kepada para fans nya/pembaca akan pentingnya asuransi.
Bukan hanya sekadar punya asuransi tapi juga memadai dengan potensi resiko yang akan dihadapinya.

Sekali lagi ini, ini tergantung mindset Anda sebagai pembaca.

Mari sadar berasuransi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *