Mental Accounting Trap

Mental Accounting Trap

By : -

Cihuyyy…

“Sebentar lagi bonus cair nih, mau jalan2 kemana ya?”

“Mau ganti gadget ah, mumpung ada bonus”.

“Mayan dapet uang kaget, traktir ah…”

Bulan Maret dan April ini biasanya bulan bonus bagi karyawan atau marketing.

Ada yang 1x gaji, 3x gaji bahkan lebih, tergantung kinerja dan penilaian bos.

Tapi….

Kebanyakan uang-uang itu akan cepat menguap.

Kok bisa ya?

Itulah MENTAL ACCOUNTING.

Salah satu jebakan pikiran yang banyak dialami orang dalam mengelola keuangannya.

Yaitu: membedakan uang berdasarkan kategori tertentu.

Contoh, ini uang gajian, ini uang bonus, ini uang undian, dll.

Mental accounting inilah yang bisa menyebabkan orang yang tadinya disiplin dalam keuangan, rajin menabung, namun berubah jadi boros dan tidak bisa mengontrol pengeluarannya saat dapat bonus atau uang kaget.

Kok bisa begitu?

Itulah akibat mental accounting, yang membuat kita “mengkotak-kotakkan” uang.

‘Kotak’ yang satu lebih berharga dari ‘kotak’ yang lain.

Uang yang satu lebih berharga dari uang yang lain.

Ini buktinya:

Uang gajian bulanan akan terasa lebih berharga dari uang bonus/uang kaget.

Kenapa?

Karena uang gajian kita dapat melalui kerja keras, sementara utang bonus tidak.

Alhasil pas dapat bonus, pikirannya “rezeki nomplok nih, mesti dihabiskan dan dinikmati”.

Bahkan ada yang kalap belanja supaya uangnya cepat habis.

Ini pemikiran yang SALAH.

Uang tetap uang.

Darimanapun datangnya.

Gaji maupun bonus.

10 jt uang bonus harus diperlakukan sama dengan 10 jt uang gaji.

Sama disiplin dan terencana dalam pengeluarannya.

So…

Berhentilah mengkotak-kotakkan atau melabeli ‘uang gaji’ dan ‘uang bonus’.

Cukup beri satu label: Pendapatan.

Perlakukan sama uang yang kita terima.

Label hanya berlaku untuk Pengeluaran.

“Rugi dong nggak bisa menikmati uang bonus?”

Nggak juga.

Kita tetap bisa menikmati uang tersebut asalkan memang sudah terencana dan menjadi kebutuhan, bukan keinginan sesaat.

True story:

Ada lho yang bisa melunasi KPR nya hanya dalam 5 tahun karena tidak terpengaruh dengan mental accounting ini.

NB:

Ini berlaku juga bagi agen asuransi yang bonus nya cair bulan ini 😅.

Masak ngaku perencana keuangan, eh ngatur keuangannya sama aja. 😅

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *