PUNYA ASURANSI JIWA BERARTI TIDAK PERCAYA TAKDIR?

PUNYA ASURANSI JIWA BERARTI TIDAK PERCAYA TAKDIR?

By : -

Anda tidak bisa membuat kesimpulan utuh dari informasi yang setengah-setengah.

Itulah yang banyak terjadi saat ini.
Begitu gampang orang termakan isu/hoax hanya karena informasi yang setengah atau sepotong-sepotong.
Termasuk juga di bisnis asuransi.

Masih ada sebagian orang menganggap asuransi jiwa haram, asuransi riba, asuransi tidak percaya takdir, dll.
Yang kesemua anggapan itu merujuk pada asuransi konvensional.
Dan mereka belum tahu atau tidak mau tahu tentang adanya asuransi syariah.

Juga ada yang beranggapan:
ASURANSI JIWA BERARTI TIDAK PERCAYA TAKDIR.

Justru orang yang berasuransi sangat percaya takdir.
Saya percaya bahwa setiap yang bernyawa PASTI AKAN MATI.
Kematian adalah hal yang PASTI.

Dan Rosulullah pun sudah mewasiatkan agar kita mempersiapkannya.
Allah pun sudah memerintahkan untuk memperhatikan apa yang SUDAH DIPERSIAPKAN untuk hari esok (QS 59:18).

Saya juga percaya hadits yang berbunyi:
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh”

Maka asuransi jiwa syariah adalah alat untuk membantu mengikhtiarkan guna tercapainya hal tersebut.

Kita semua pasti mati hanya tidak tahu kapan waktunya.
Tugas kita adalah mempersiapkan.

Asuransi jiwa syariah adalah salah satu cara SALING MEMBANTU bila ada anggota yang mengalami musibah dengan memberikan santunan dari dana yang dikumpulkan.
Sehinnga anak-anaknya masih bisa tetap bersekolah menuntut ilmu yang nanti akan bermanfaat untuk orang banyak dan mereka akan berterimakasih dengan cara mendoakan orangtuanya.

#prusyariah
#pastidikasihlebih
#prulinksyariahgenerasibaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *